Polsek Kuaro Amankan Puluhan Botol Miras dan Sajam dalam Ops Pekat Mahakam 2019

249

TANA PASER,pwipaser.com – Dalam rangka cipta kondisi,jelang Pemilu Polsek Kuaro pada Selasa (2/4) pekan lalu menggelar operasi kepolisian kewilayahan dengan sandi Pekat Mahakam-2019 dengan sasaran Minuman keras, Sajam, Premanisme dan Judi, kegiatan kali ini menyasar warung yang diduga menjual minuman keras (miras) tepatnya Di warung dan tempat hiburan malam di Jalan Letjend. R. Soeprapto (Gunung rambutan) Kelurahan Kuaro, Kecamatan Kuaro. Hasilnya puluhan botol miras berhasil disita dan seorang pria diamankan karena kedapatan membawa sajam.

“Puluhan botol miras disita berasal dari sejumlah warung, di warung Cahyani ditemukan, miras jenis Bir putih Bintang sebanyak 5 botol, Bir hitam Guines botol kecil 6 botol, dan diwarung Darwati ditemukan, miras jenis Bir putih Bintang sebanyak 23 botol, Bir Hitam Guines botol besar sebanyak 12 Botol,dan  Anggur merah cap orang tua sebanyak 10 botol,”ujar Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra melalui Kapolsek Kuaro Iptu Darmadi, saat berbincang dengan pwipaser.com seputar pelaksanaan Operasi Pekat Mahakam 2019.

Ditegaskan Darmadi, sudah menjadi komitmen pihaknya  dalam memberantas peredaran minuman keras tidak berijin di kecamatan Kuaro dan sekitarnya, karena miras akan memicu tindak kriminal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas yang sudah kondusif. Dia mengimbau warga setempat menjauhi minuman keras mengingat mengonsumsinya bisa menjadi awal orang melakukan tindak kejahatan.

“Barang bukti dan tersangka diamankan karena terbukti memiliki, menyimpan, menjual miras tanpa izin, diproses sesuai dengan Perda Nomor 8  Tahun 2004 tentang Minuman Berakohol,”terangnya sembari mengingatkan salah satu penyebab terjadinya tindak pidana adalah karena pengaruh miras.

Disebutkan Darmadi Selain miras, dalam operasi ini, pihaknya juga mengamankan seorang pria bernama Hendra Suganda (31) warga jalan Garuda RT 01 Desa Hikun kecamatan Tanjung, Kabupatan Tabalong Kalsel, karena kedapatan membawa sajam jenis Badik di salah satu hiburan malam di R. Suprapto RT 16, kelurahan Kuaro, sekira pukul 05.00 wita senin dini hari (8/4).

“Sajam yang ditemukan dari tangan tersangka bergagang kayu berwarna coklat dengan panjang sekitar 25 cm (dua puluh lima) dan ujung pisau runcing,karena perbuatannya tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang senjata tajam, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,”ujar Iptu Darmadi. (PWI 01)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.