Zulfikar : Isu ini akan Terjawab nanti setelah Perhitungan di PPK Selesai

280

TANA PASER,pwipaser.com – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Paser diterpa isu tidak sedap yakni dugaan penggelembungan Suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), caranya dengan mengubah jumlah suara atau mengubah jumlah suara partai, menambahkan angka 1 di digit puluhan, dan Total Surat Suara berbeda dengan jumlah perolehan suara, Surat suara digunakan lebih kecil dari  total perolehan suara seluruh partai.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, rata dugaan penggelembungan suara pada C1 untuk PKB dengan mengubah jumlah suara atau mengubah jumlah suara partai, menambahkan angka 1 di digit puluhan, KPPS Tidak Mengisi Kolom Pengguna Hak Pilih, KPPS Tidak mengisi Kolom Jumlah surat suara yang diterima dan dikembalikan, Total Surat Suara berbeda dengan jumlah perolehan suara, Surat suara digunakan lebih kecil dari  total perolehan suara seluruh partai.

`Menanggapi isu yang santer menyudukan PKB Paser itu, Sekretaris DPC PKB Paser, Zulfikar Yusliskatin saat dikonfirmasi, menanggapi santai isu yang masif beredar dari sejumlah saksi parpol itu. Menurutnya namanya dugaan nanti akan terbukti di penghitungan suara di tingkat PPK yang saat ini tengah berlangsung, dan ia menilai bukan penggelembungan suara, tapi salah penjumlahan saja, dan ia mengaku sudah mendapat informasi ini sehari setelah pencoblosan.

“Mungkin karena petugas di TPS lelah, karena penghitungan suara info yang saya dapat ada yang hingga dini hari di TPS sehingga penjumlahan di form C1 ada selisih,terkait hal ini kami (PKB) serahkan ke pada regulasi dan mekanisme yang berlaku, karena ada jalur-jalurnya menyampaikan kalau memang ada yang tidak pas dengan hasil pelaksanaan pemilu,”ujar Zulfikar, belum lama ini (22/4).

Dikatakan Zulfikar, input data yang ada ditabulasi PKB Paser tidak menginput penjumlahan total, melainkan persuara yang diraih partai dan caleg di setiap TPS dimasing-masing Dapil, karena pihaknya hanya menginput data riil yang didapat partai dan calegnya.

Sementara itu salah satu komisioner KPU Kabupaten Paser selaku penyelenggara Pemilu, Komisi Pemilihan Umum saat dimintai tanggapannya terkait dugaan kesalahan tulis atau penjumlahan perolehan suara partai dan caleg di Formulir C1 mengatakan sudah ada regulasi yang mengatur tata cara rekapitulasi penghitungan suara hasil pemilu dalam PKPU 4/2019. Pasal 22.

“Apabila ditemukan kesalahan penulisan atau penjumlahan data pada formulir Model C1 sesuai jenis Pemilu, seketika atas persetujuan Saksi dan Panwaslu Kecamatan yang hadir dilakukan pencatatan data yang benar dengan cara mencoret data yang salah dan menuliskan data yang benar lalu diparaf oleh Ketua PPK beserta saksi yang hadir dan bersedia pada formulir DAA1 plano atau formulir Model DAA1 dengan tidak mengubah formulir Model C1 yang bersangkutan sesuai jenis Pemilu, serta dicatatkan perbaikannya ke dalam formulir Model DA2-KPU sebagai catatan kejadian khusus, dan ini tertuang dalam PKPU 4/2019 pasal 22,”beber Komisioner KPU Paser Ahyar Rosidi, Selasa (23/4). (PWI 01)




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.